Jumat, 06 Agustus 2021

Mengejutkan! Aset Keluarga Akidi Tio Disebut Capai Rp 16 Triliun, Nasib Sumbangan?


 

Mantan Menteri BUMN, Dahlah Iskan menyebut sosok pengusaha Akidi Tio memiliki aset senilai Rp 16 triliun yang tersimpan di Singapura.


Selama ini, anak bungsunya yakni Heriyanti yang mengurus berbagai aset tersebut.


"Saya pun mempersoalkan bagaimana mungkin bisa mengurus uang di Singapura di masa pandemi seperti ini? Bukankah Heryanti tidak bisa masuk ke Singapura?. Ternyata, Heryanti punya cara sendiri. Selama pandemi ini, Heryanti ke Batam. Terakhir dua bulan lalu. Heryanti mengurus uang Rp 16 triliun ''milik'' ayahnyi dari Batam", tulis Dahlan Iskan dalam catatanya dilansir dari Suarasumsel.id, Kamis (5/8/2021).


Dahlan menyampaikan, narasumbernya yang dipanggil 'Si Cantik'  ikut dalam proses pengecekkan bilyet giro yang dilakukan Heryanti bersama pihak kepolisian, 2 Agustus lalu. Namun keduanya menggunakan kendaraan yang berbeda.


Dari pengakuan si Cantik tersebut Heriyanti diketahui berada di Batam. Ia mengurus namun berada di Batam, seperti halnya dua bulan yang lalu.


Anak Akidi Tio, pada Selasa (3/8/2021) dikabarkan sakit. Hal ini mengakibatkan pemeriksaan terhadap dirinya, ditunda. Polisi juga mengungkapkan sudah bekerjasama dengan pihak lainnya mengungkap aset dan harta anak Akidi Tio.


Rabu (4/8/2021), PPATK mengungkapkan jika dana anak Akidi Tio tidak mencapai nilai yang didonasikan tersebut.


Diketahui, Akidi Tio sendiri sudah meninggal 12 tahun yang lalu. Ia disebut-sebut sebagai pengusaha lokal yang juga punya bisnis di Singapura dan Hongkong.


Namanya kian melejit saat 26 Juli lalu. Saat kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri sebagai pihak yang diamanahkan menerima donasi Rp 2 triliun bagi penanggulangan dan penanganan COVID 19.


Sosok Akidi Tio, disebut juga banyak tidak mengetahuinya. Sejumlah tokoh Tionghoa di Palembang juga mengakui tidak mengetahui sosok Akidi Tio.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mengejutkan! Aset Keluarga Akidi Tio Disebut Capai Rp 16 Triliun, Nasib Sumbangan?